Mewujudkan Generasi Mahasiswa Pendidikan Matematika Gemilang Melalui Buku “Pendidikan Karakter Tanpa Kekerasan”
TBY- Senin (28/04) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HM-PS) Pendidikan Matematika mengadakan bedah buku perdana di selasar Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga. Acara tersebut merupakan salah satu program kerja dari HM-PS pendikan matematika, Divisi kajian aksi dan strategis (kastrat). "Bedah buku merupakan program kerja kami, yang diadakan 3 kali dalam satu periode dan timeline bulan ini yang perdana." Ujar Fasya sebagai ketua HM-PS Pendidikan Matematika.
Peserta yang diundang adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga. Seluruh anggota kastrat dengan bantuan pengurus HM-PS Pendidikan Matematika mengumpulkan para peserta bedah buku dengan menyebarkan pamflet acara di media sosial sebelum acara dimulai. "Untuk pesertanya umum dari seluruh mahasiswa prodi pendidikan matematika bukan hanya pengurus HM-PS. Kita mengoptimalkan media sosial dari pamflet dan mengajak mahasiswa secara langsung di dalam kelas. Peserta yang hadir hanya sekitar 20-an mahasiswa Karena acara ini mendadak dengan informasi yang kurang menyebar." Imbuhnya. Jumlah peserta hadir lebih dari 20 mahasiswa.
Pemantik dan moderator bedah buku tersebut dari anggota kastrat. "Pemantik itu harus dari anggota kastrat, karena kami ingin mengajarkan membaca setidaknya pengurus internal terlebih dahulu." Tambahnya. Acara dimulai dengan dibuka oleh moderator acara yaitu Ghifari Firmansyah mahasiswa aktif pendidikan matematika angkatan 2023. Setelah moderator menyampaikan pembukaan, pemantik di haturkan olehnya. Hesti Yulianingsih yang selaku pemantik memulai bedah buku dengan salam dan menyapa para peserta. Hesti Yuliangsih juga merupakan mahasiswa aktif pendidikan matematika angkatan 2023. Buku yang dibedah ialah buku dari karya Muhammad Saroni dengan judul "Pendidikan Karakter Tanpa Kekerasan".
Peserta yang hadir dalam acara sangat antusias dan saling bertukar pendapat. Dalam pematerian, pemantik meyelingi sesi pertanyaan kepada para peserta. Para peserta merespon dengan pertanyaan yang diajukan dan merespon apa yang ditanyakan oleh pemantik. Hal tersebut terus terjadi sampai acaraituselesai.