Upgrading dan Bedah Buku: “Katalisator Perubahan: Membedah Aksara, Meng-upgrade Asa untuk Pendidikan Matematika yang Selalu Jaya”
Foto Bersama
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HM-PS) Pendidikan Matematika mengikuti rangkaian acara Upgrading dan Bedah Buku yang dilaksanakan pada hari, Sabtu, 4 April 2026. Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lt. 2, Rektorat Lama. Acara ini melibatkan seluruh mahasiswa HM-PS Pendidikan Matematika 2025. Pada sesi Upgrading ini dipandu oleh kak Riki Ahmad Maulana dengan moderatornya yaitu Miftahul Fatma.
Pada sesi Upgrading ini adalah sebagai bentuk upaya meningkatkan kualitas anggota sekaligus memperkuat jalannya organisasi. Kegiatan ini jadi ruang belajar bersama, nggak cuma soal program kerja, tapi juga melatih cara berpikir, komunikasi, dan keberanian dalam menyampaikan ide. Dalam organisasi, mahasiswa didorong untuk lebih aktif dan berani berpendapat. Upgrading ini juga menekankan pentingnya memiliki growth mindset agar setiap anggota bisa terus berkembang. Selain itu, organisasi jadi tempat belajar yang nggak selalu didapat di ruang kelas, seperti cara bekerja sama, menghadapi perbedaan, dan menyelesaikan masalah.
Kegiatan ini juga diisi dengan refleksi dan evaluasi organisasi, mulai dari program kerja hingga kepengurusan. Peserta diajak melihat apa saja yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki, termasuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan organisasi. Selain fokus ke internal, HMPS PMAT juga menekankan pentingnya kontribusi nyata ke masyarakat. Anggota didorong untuk membuat program yang berdampak, seperti pengabdian di desa, sekolah, atau lingkungan sekitar. Di sisi lain, menjaga citra organisasi juga jadi hal penting agar tetap dipercaya dan dihargai. Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan networking. Perbedaan pendapat dalam organisasi dianggap hal yang wajar, bahkan bisa jadi peluang munculnya ide-ide baru selama bisa dikelola dengan baik. Lewat upgrading ini, diharapkan anggota HMPS PMAT bisa menjadi lebih solid, terbuka, dan siap menjadi agen perubahan, baik di dalam organisasi maupun di lingkungan yang lebih luas.
Selain upgrading, kegiatan ini juga dilanjuutkan sesi bedah buku yang tidak kalah menarik. Buku yang akan dikaji adalah “Hidup Adalah Solusi” karya Karl R. Popper, seorang filsuf besar yang dikenal dengan pemikirannya tentang rasionalitas kritis. Melalui bedah buku ini, peserta diajak untuk menggali makna kehidupan, berpikir reflektif, serta memahami bagaimana pola pikir ilmiah dapat diterapkan dalam pendidikan matematika.
Sesi bedah buku akan disampaikan oleh Hafidz Azka Ramadhan, dengan Novi Lilis Widiayanti sebagai moderator. Bedah buku bukan sekadar kegiatan membaca dan mengulas isi sebuah karya, melainkan sebuah ruang dialog intelektual yang mampu menyalakan kesadaran baru. Dalam tema “Katalisator Perubahan: Membedah Aksara, Meng-upgrade Asa untuk Pendidikan Matematika yang Selalu Jaya”.
Kehidupan manusia tidak dapat dilepaskan dari keberadaan masalah. Setiap individu, dalam berbagai fase kehidupannya, akan dihadapkan pada tantangan, konflik, dan kesulitan yang beragam. Dalam pandangan umum, masalah sering kali dipersepsikan sebagai hambatan yang harus dihindari. Namun, perspektif filsafat justru melihat masalah sebagai bagian esensial dari proses pertumbuhan manusia.