Pameran Media Pembelajaran OMSUKA 2025
Dokumentasi Pameran
UIN Sunan Kalijaga, Sabtu (4/10) – Suasana berbeda dan penuh dinamika edukatif terasa di Ruang 105 dan 106 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada hari ini. Bertepatan dengan rangkaian kegiatan Olimpiade Matematika UIN Sunan Kalijaga (OMSUKA) 2025, Departemen Pendidikan Intelektual di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HM-PS) Pendidikan Matematika periode 2025 dengan penuh semangat dan komitmen telah sukses menyelenggarakan Pameran Media Pembelajaran OMSUKA 2025. Acara yang bertajuk eksibisi inovasi pembelajaran ini secara resmi dibuka untuk umum dan berlangsung sejak pagi hingga pukul 15.00 WIB.
Pameran yang digelar dalam rangkaian acara OMSUKA 2025 ini menghadirkan sebuah galeri pembelajaran yang unik dan interaktif. Ruangan tersebut ditata dengan sedemikian rupa, di mana seluruh media pembelajaran dipajang secara apik mengelilingi ruangan, menciptakan alur eksplorasi yang memudahkan pengunjung untuk menyaksikan dan mencoba setiap karya. Sebanyak delapan buah media pembelajaran, yang merupakan hasil buah pikir dan keterampilan tangan mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga, menjadi magnet utama pameran ini. Enam di antaranya merupakan alat peraga berbasis non-digital yang penuh warna dan kreatif, sementara dua media lainnya memanfaatkan teknologi berupa game edukasi digital yang menarik. Sepanjang acara, stan-stan pameran dengan setia dijaga oleh para panitia OMSUKA yang dengan ramah menerangkan dan memandu pengunjung.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para pengunjung yang mayoritas merupakan para peserta semi-finalis dan finalis OMSUKA 2025 beserta para pendamping mereka. Mereka tampak begitu tertarik untuk memahami cara penggunaan dan manfaat dari setiap media. Dua media yang mendapat sorotan khusus adalah “Roti Kara” dan “Papeca” (Papan Pecahan Campuran). Media Papeca, dengan desainnya yang menyerupai piza, berhasil mencuri perhatian dan memicu diskusi seru. “Nah, ini bisa dijadikan sebagai media pembelajaran pas belajar pecahan campuran, bentuknya juga lucu, piza,” ucap seorang pengunjung dengan nada antusias dan terkagum-kagum, sambil mengamati dan mencoba media Papeca. Komentar tersebut seakan menjadi bukti nyata bahwa media yang dipamerkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga membangkitkan inspirasi untuk aplikasi di kelas.
Interaksi antara pengunjung dan panitia berlangsung hangat dan penuh rasa ingin tahu. Banyak pertanyaan seputar proses pembuatan, bahan yang digunakan, serta strategi implementasinya di berbagai level pembelajaran terlontar sepanjang pameran. Di sela-sela kunjungan, tak sedikit pula pengunjung yang meninggalkan kesan dan pesan konstruktif untuk pengembangan pameran di masa mendatang. Salah satu masukan yang kerap disampaikan adalah harapan agar pada penyelenggaraan OMSUKA berikutnya, pameran dapat menampilkan lebih banyak variasi media pembelajaran digital untuk menambah daya tarik dan menghindari kesan yang mungkin membosankan bagi generasi yang akrab teknologi.
Pameran Media Pembelajaran OMSUKA 2025 akhirnya resmi ditutup tepat pada pukul 15.00 WIB. Keberhasilan acara ini tidak hanya terletak pada jumlah media yang dipamerkan, tetapi lebih pada proses apresiasi, diskusi, dan pertukaran ide yang terjadi di dalamnya. Melalui event ini, HM-PS Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga kembali menegaskan perannya sebagai inkubator bagi calon pendidik matematika yang kreatif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan pembelajaran di era modern. Harapannya, semangat untuk terus berkreasi menciptakan media pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan akan terus berkobar, menginspirasi lebih banyak lagi mahasiswa dan guru di masa depan.