Membangun Nalar Kritis dan Sikap Moderat Mahasiswa Pendidikan Matematika Melalui Buku “Moderasi Beragama”
Foto Bersama
TBY- Senin (27/10) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HM-PS) Pendidikan Matematika mengadakan kegiatan bedah buku di area Parkiran Tarbiyah/Ruang FITK UIN Sunan Kalijaga. Acara tersebut merupakan agenda rutin dari HM-PS Pendidikan Matematika, khususnya Divisi Kajian dan Strategi (Kastrad). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan budaya literasi, serta penguatan nilai-nilai toleransi dan keberagaman di lingkungan kampus.
Buku yang dibedah kali ini adalah dokumen resmi terbitan Kementerian Agama RI tahun 2019 dengan judul "Moderasi Beragama". Buku ini dinilai strategis karena menjadi landasan gerakan nasional moderasi beragama. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar menganalisis teks ilmiah dan mendiskusikannya secara terbuka dan reflektif.
Pemantik dan moderator bedah buku tersebut dihadirkan langsung dari anggota Kastrad. Muhammad Anja Faiz bertindak sebagai pemantik, didampingi oleh Ongqi ‘Immanuel Haq selaku moderator.
Acara dimulai dan dibuka oleh moderator. Setelah moderator menyampaikan pengantar, sesi materi diserahkan sepenuhnya kepada pemantik. Muhammad Anja Faiz memulai bedah buku dengan memaparkan tiga bagian utama buku, mulai dari kajian konseptual hingga strategi penguatan.
Dalam pematerian, pemantik menjelaskan bahwa moderasi adalah jalan tengah tanpa mengurangi keteguhan iman. "Sebagai calon guru matematika, kita dituntut untuk adil, proporsional, dan berpikir rasional, nilai yang juga menjadi inti dari moderasi beragama." Ujar Anja di sela penyampaiannya.
Diskusi berjalan interaktif dengan menyoroti tantangan polarisasi di media sosial. Kegiatan tersebut ditutup dengan pesan pemantik bahwa yang dimoderasi adalah cara beragamanya, bukan agamanya. Hal tersebut menjadi refleksi bersama sampai acara itu selesai.